Mobil dirancang untuk menunjang aktivitas sehari-hari, namun kebiasaan pengemudi sangat berpengaruh terhadap usia pakainya. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan buruk yang membuat mobil cepat rusak dan membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.

Dengan mengetahui kebiasaan tersebut, Anda bisa mulai menghindarinya agar kondisi mobil tetap prima.


1. Jarang Melakukan Servis Berkala

Servis berkala sering dianggap sepele, padahal perawatan rutin sangat penting untuk menjaga performa mobil. Mesin, rem, dan sistem suspensi membutuhkan pengecekan rutin agar tetap bekerja optimal.

Menunda servis dapat menyebabkan kerusakan kecil berkembang menjadi masalah serius.


2. Mengemudi Secara Agresif

Akselerasi mendadak, pengereman keras, dan sering memacu mobil pada kecepatan tinggi dapat mempercepat keausan mesin dan sistem rem. Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kerusakan transmisi.

Mengemudi dengan halus membantu menjaga komponen mobil lebih awet.


3. Mengabaikan Lampu Indikator di Dashboard

Lampu indikator menyala merupakan tanda adanya masalah pada mobil. Mengabaikannya dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Segera lakukan pengecekan jika muncul indikator peringatan untuk mencegah risiko lebih besar.


4. Menggunakan Bahan Bakar Tidak Sesuai Spesifikasi

Setiap mobil memiliki rekomendasi jenis bahan bakar. Menggunakan BBM dengan oktan lebih rendah dari anjuran pabrikan dapat mengganggu kinerja mesin dan mempercepat kerusakan.

Gunakan bahan bakar sesuai spesifikasi untuk menjaga performa dan efisiensi.


5. Membiarkan Tangki Bahan Bakar Terlalu Kosong

Kebiasaan membiarkan tangki hampir kosong dapat menyebabkan endapan kotoran tersedot ke sistem bahan bakar. Hal ini berpotensi merusak pompa bensin.

Usahakan mengisi bahan bakar sebelum indikator mencapai level minimum.


6. Tidak Memeriksa Tekanan dan Kondisi Ban

Ban yang kurang angin atau sudah aus dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara. Selain itu, kondisi ban yang tidak ideal juga memberi beban lebih pada suspensi dan kaki-kaki mobil.

Periksa tekanan ban secara rutin untuk menjaga stabilitas kendaraan.


Kesimpulan

Kebiasaan buruk yang membuat mobil cepat rusak sering kali terjadi tanpa disadari. Mulai dari jarang servis hingga gaya berkendara agresif, semuanya berdampak pada usia dan performa kendaraan.

Dengan mengubah kebiasaan menjadi lebih baik, mobil akan lebih awet, nyaman, dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *